Ferrari Luce EV Terjual Rp714 Miliar, Pecahkan Rekor Lelang Mobil Termahal

Ferrari Luce, mobil listrik pertama Ferrari, berhasil mencatatkan sejarah baru. Meski sempat menuai kontroversi dan kritik dari sejumlah pecinta otomotif, salah satu unit spesialnya justru terjual dengan harga fantastis mencapai USD40 juta atau sekitar Rp714 miliar.

Ferrari Luce “Chassis 0” tersebut dilelang melalui RM Sotheby’s dalam rangkaian Monterey Car Week. Nilai transaksi itu sekaligus mencetak rekor baru sebagai mobil termahal yang pernah terjual melalui lelang.

Rekor tersebut mengalahkan Ferrari Daytona SP3 yang sebelumnya mencatatkan harga sekitar USD26 juta pada tahun sebelumnya.

Hasil Lelang untuk Pendidikan

Ferrari tidak akan mengambil seluruh hasil penjualan tersebut untuk kepentingan komersial.

Seluruh hasil lelang Ferrari Luce Chassis 0 disumbangkan 100 persen kepada The Ferrari Foundation. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung berbagai program pendidikan di sejumlah negara.

Penjualan tersebut menjadi cara Ferrari memperkenalkan mobil listrik perdananya sekaligus memberikan kontribusi pada bidang pendidikan global.

Sempat Dihujat Saat Pertama Kali Diperkenalkan

Kesuksesan di meja lelang tersebut cukup menarik jika dibandingkan dengan respons ketika Ferrari Luce pertama kali diperkenalkan.

Mobil listrik ini sempat mendapatkan kritik keras dari sebagian penggemar Ferrari. Desain Luce dianggap terlalu berbeda dari karakter Ferrari yang selama puluhan tahun identik dengan mobil eksotis, mesin bertenaga besar, serta desain yang emosional.

Kritik bahkan datang dari mantan bos Ferrari Luca Di Montezemolo dan Wakil Perdana Menteri Italia Matteo Salvini.

Keduanya menilai kehadiran mobil listrik tersebut berpotensi menghilangkan karakter khas Ferrari yang selama ini dibangun melalui suara mesin dan pengalaman berkendara.

Respons negatif pasar bahkan sempat membuat saham Ferrari turun sekitar 8 persen di bursa Milan setelah peluncuran kendaraan tersebut.

Sejumlah analis mengaitkan penurunan itu dengan apa yang disebut sebagai “design hate”, yakni reaksi negatif pasar terhadap desain Ferrari Luce.

Chassis 0 Dibuat Lebih Istimewa

Ferrari Luce yang terjual Rp714 miliar bukan merupakan unit produksi standar.

Mobil tersebut merupakan Chassis 0, yang mendapatkan sentuhan khusus dari divisi personalisasi tertinggi Ferrari, Tailor Made.

Tema yang digunakan pada mobil ini adalah konsep pantulan cahaya.

Di bagian interior, Ferrari menggunakan material kulit Perla Le Mans metallic yang dipadukan dengan trim sekunder berwarna Grigio Corvara.

Ferrari juga menghilangkan aksen hitam yang biasanya digunakan pada interior standar. Tujuannya untuk menciptakan kesan kabin yang lebih terang dan terasa lapang.

Pada bagian eksterior, Chassis 0 juga tampil berbeda dari unit yang diperlihatkan saat peluncuran awal.

Jika versi awal Luce menggunakan desain disc wheel tertutup yang sempat menjadi bahan perdebatan, unit lelang ini menggunakan velg 5-spoke konvensional dengan warna senada. Tampilan tersebut dipadukan dengan brake calipers khusus yang memberikan kesan lebih sporty.

Empat Motor Listrik, Tenaga 1.035 HP

Terlepas dari kontroversi desainnya, Ferrari Luce tetap membawa performa khas mobil super.

Mobil ini menggunakan konfigurasi empat motor listrik dengan sistem penggerak all-wheel drive (AWD).

Tenaga yang dihasilkan mencapai 1.035 hp atau sekitar 1.050 cv.

Akselerasi 0-100 km/jam diklaim hanya membutuhkan waktu 2,5 detik.

Artinya, meskipun tidak lagi mengandalkan suara mesin bensin dan knalpot konvensional, Ferrari tetap mempertahankan performa ekstrem yang menjadi salah satu identitas mereknya.

Harga Versi Standar Rp13 Miliar

Bagi konsumen yang ingin memiliki Ferrari Luce versi produksi reguler, harganya tentu jauh lebih rendah dibandingkan Chassis 0 yang dilelang.

Ferrari mematok harga mulai dari €550.000, atau sekitar Rp13 miliar.

Namun, harga tersebut tetap menempatkan Luce sebagai salah satu mobil listrik paling eksklusif di dunia.

Menariknya, kontroversi yang sempat mengiringi kelahiran Luce ternyata tidak menghalangi minat konsumen. Seluruh alokasi produksi Ferrari Luce untuk 2026 dilaporkan telah habis dipesan.

Dengan demikian, Ferrari Luce kini menghadapi situasi yang cukup unik: dihujat karena dianggap bukan Ferrari sejati, tetapi justru mencetak rekor sebagai mobil termahal dalam sejarah lelang dan langsung ludes dipesan untuk produksi 2026.

Leave a Comment