Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
otomotife otomotife otomotife.com

Berita, Tips, dan Dunia Otomotif.

otomotife otomotife otomotife.com

Berita, Tips, dan Dunia Otomotif.

  • Home
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Tentang
  • Home
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Tentang
Subscribe
Close

Search

Pengujian Mobil
Dunia Otomotif

China Perketat Aturan Pengujian Mobil Baru, Wajib Tempuh 30.000 Km Sebelum Dipasarkan

otomotife
By oto
October 14, 2026 3 Min Read
0

Pemerintah China menyusun rancangan aturan baru yang memperketat proses desain dan pengujian kendaraan sebelum dipasarkan. Melalui aturan tersebut, produsen otomotif tidak bisa lagi terburu-buru meluncurkan model baru tanpa melalui serangkaian pengujian yang lebih ketat.

Dalam rancangan aturan itu, setiap kendaraan baru harus menjalani uji keandalan dengan jarak tempuh minimal 30.000 kilometer di berbagai kondisi jalan. Mobil juga diwajibkan menjalani pengujian cuaca panas dan dingin dalam periode setidaknya satu tahun penuh.

Prinsip utama aturan ini adalah menempatkan keselamatan sebagai prioritas. Pengujian menyeluruh menjadi bagian penting dari proses validasi kendaraan sekaligus bentuk tanggung jawab produsen terhadap konsumen.

Produsen mobil akan memegang tanggung jawab utama atas seluruh proses pengujian. Mereka juga bertanggung jawab secara hukum untuk memastikan data dan hasil pengujian yang disampaikan benar, autentik, dan lengkap.

Pengujian Harus Terencana dan Menyeluruh

Rancangan aturan tersebut mewajibkan produsen menerapkan sistem manajemen yang memadai untuk kegiatan pengujian serta penelitian dan pengembangan atau research and development (R&D).

Setelah menetapkan target pengembangan kendaraan, produsen harus menyusun rencana pengujian yang mencakup daftar pengujian, metode, standar, tenggat waktu, serta pihak yang bertanggung jawab.

Setiap masalah yang ditemukan selama pengujian wajib diperbaiki dan diuji ulang secara menyeluruh. Produsen tidak dapat mengajukan permohonan registrasi kendaraan apabila masalah belum sepenuhnya teratasi, masih terdapat risiko keselamatan setelah pengujian ulang, atau perbaikan belum memperoleh persetujuan internal.

Mobil Wajib Diuji di Berbagai Medan

Uji keandalan kendaraan harus dilakukan dengan jarak tempuh minimal 30.000 kilometer di berbagai medan, mulai dari jalan rusak, jalan biasa, jalan raya, hingga jalan pegunungan. Pengujian juga harus mencakup beragam kondisi beban dan mengikuti prosedur uji tipe sesuai kategori kendaraan, termasuk kendaraan energi baru.

Pengujian tidak hanya berfokus pada performa mesin atau sistem penggerak. Produsen juga harus mengevaluasi ketahanan terhadap kelelahan material akibat beban berulang serta kekuatan komponen dalam kondisi ekstrem.

Komponen yang diuji meliputi bodi, rangka, suspensi, sistem kemudi, dan rem. Pemeriksaan juga mencakup sistem kelistrikan, sistem pengolahan gas buang, ban, roda, lampu, serta lapisan antikorosi.

Perangkat Lunak dan Fitur Pintar Ikut Diuji

Selain komponen mekanis, rancangan aturan tersebut menyoroti keandalan perangkat lunak kendaraan. Produsen harus mampu menguji fungsi dan kode perangkat lunak serta memastikan keamanan dan keandalannya sepanjang masa pakai kendaraan.

Sistem bantuan pengemudi, teknologi pengemudian otonom, dan kokpit pintar juga harus menjalani pengujian pada kendaraan dalam penggunaan sehari-hari maupun dalam situasi ekstrem yang berpotensi membahayakan.

Ketentuan ini memperlihatkan bahwa validasi kendaraan modern tidak cukup hanya dengan menguji mesin dan komponen fisik. Sistem elektronik serta perangkat lunak yang mengendalikan berbagai fungsi kendaraan juga harus dipastikan bekerja secara aman dan andal.

Pengujian Cuaca Berlangsung dalam Satu Tahun

Rancangan aturan itu turut mengatur pengujian kendaraan dalam kondisi lingkungan yang berbeda. Mobil harus menjalani pengujian dalam urutan kondisi dingin, panas, kemudian dingin kembali, yang mencakup dua musim dingin dan satu musim panas.

Pengujian lingkungan meliputi sistem penggerak (powertrain), sasis, kelistrikan, manajemen termal, penyimpanan energi, sistem pengemudian cerdas, dan kokpit.

Aspek yang diperiksa mencakup kinerja kendaraan, proses pemanasan dan pendinginan, pengisian serta pengosongan daya, konsumsi energi, fungsi bantuan pengemudi atau pengemudian otonom, hingga sistem kendali.

Produsen dapat melakukan pengujian di lokasi lain yang sedang mengalami musim berbeda atau menggunakan ruang uji iklim (climate chamber). Namun, metode tersebut harus memiliki efektivitas yang setara dengan pengujian di jalan raya dalam kondisi sebenarnya.

Sementara itu, kondisi gabungan yang sulit disimulasikan di ruang uji tetap harus diuji secara langsung di jalan raya.

Jika diterapkan, aturan ini akan membuat proses validasi kendaraan baru di China menjadi lebih panjang dan terstruktur. Produsen dituntut memastikan seluruh aspek keselamatan dan keandalan telah memenuhi persyaratan sebelum kendaraan dapat didaftarkan untuk dipasarkan.

Tags:

Pengujian Mobil
otomotife
Author

oto

Berita, Tips, dan Dunia Otomotif.

Follow Me
Other Articles
Otomotif Indonesia
Previous

Kemenperin Klaim Industri Otomotif Indonesia Tumbuh, Produksi Mobil Naik 13,4 Persen

No Comment! Be the first one.

    Leave a Reply Cancel reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Artikel terbaru

    • China Perketat Aturan Pengujian Mobil Baru, Wajib Tempuh 30.000 Km Sebelum Dipasarkan
    • Kemenperin Klaim Industri Otomotif Indonesia Tumbuh, Produksi Mobil Naik 13,4 Persen
    • Toyota Veloz Hybrid Ungguli BYD M6 DM, Penjualan September 2026 Capai 2.252 Unit
    • Honda NWZ150 Meluncur di China, Skutik 150 cc Bergaya Forza dengan Teknologi Hybrid
    • Penjualan Daihatsu Naik 10 Persen pada Kuartal III 2026, Gran Max Jadi Andalan

    Kategori

    • Dunia Otomotif
    • Mobil
    • Motor
    • Tips

    Arsip

    • October 2026
    • September 2026
    • August 2026

    Motor

    • Honda NWZ150
      Honda NWZ150 Meluncur di China, Skutik 150 cc Bergaya Forza dengan Teknologi Hybrid
    • BMW F 450 R
      BMW F 450 R Resmi Diperkenalkan, Naked Sport 420 Cc dengan Teknologi Canggih
    • Merawat Motor
      Cara Merawat Motor Honda Vario Matic
    • Modifikasi Motor
      Modifikasi Motor Bagi Pemula Tanpa Biaya Tinggi
    • Honda BeAT
      Adu Harga Honda BeAT vs Yamaha Gear 125 Juni 2026, Selisih Tipis Mulai Rp19 Jutaan

    Oto Car

    • Toyota Veloz
      Toyota Veloz Hybrid Ungguli BYD M6 DM, Penjualan September 2026 Capai 2.252 Unit
    • Mobil Nasional
      Pemerintah Siapkan Mobil Nasional Berbasis Listrik, Ditargetkan Produksi Massal 2028
    • Mobil MPV Lalamove
      Mobil MPV Lalamove: Pengalaman Menggunakan MPV untuk Kirim Barang
    • Hyundai IONIQ V
      Hyundai IONIQ V Resmi Dibuka untuk Pre-Order di China, Harga Mulai Rp316 Juta
    • Veloz Hybrid
      Veloz Hybrid vs BYD M6 DM, MPV Elektrifikasi Mana yang Lebih Laris?

    Oto Tips

    • Aplikasi Korlantas
      Lupa Bawa SIM dan STNK? Kini Ada Versi Digital di Aplikasi Korlantas
    • Service Kaburator
      Cara Service Kaburator Motor Honda Vario Tanpa Ke Bengkel
    • Merawat Motor
      Cara Merawat Motor Honda Vario Matic
    • Selimut Mobil
      Tips Memilih Bahan Selimut Mobil Yang Bagus
    • Power Window Mobil
      Solusi Mengatasi Power Window Mobil Yang Mengalami Masalah
    Copyright 2026 — otomotife.com. All rights reserved.