Mengisi Oli Mesin Motor Terlalu Banyak, Aman Nggak, sih? Ini 5 Faktanya

Posted on

Otomotife.com – Mengisi oli mesin adalah bagian penting dari perawatan kendaraan bermotor. Kekurangan oli pada motor juga sanggup memicu kerusakan pada mesin.

Namun, apakah Anda tahu bahwa mengisi oli terlalu banyak juga bisa saja berdampak buruk pada kesehatan mesin?

Dalam artikel ini, kita akan mengkaji 5 efek negatif yang dimaksud mungkin terjadi ketika oli mesin diisi secara berlebihan.

1. Kualitas Oli Menurun

Mengisi oli terlalu banyak dapat menggenangi poros dan juga menyebabkan ketegangan kasar pada mesin. Ini mengakibatkan penurunan kualitas oli dan juga dapat merusak mesin, membuatnya cepat aus.

2. Pergerakan Piston Motor Terhambat

Volume oli yang berlebihan dapat merendam crankshaft juga menghambat pergerakan piston. Ini mengakibatkan pengurangan tenaga juga kinerja mesin yang mana kurang optimal.

3. Gangguan Kinerja Kopling

Kopling basah terendam oli untuk kinerja optimal, tetapi terlalu banyak oli dapat menyebabkan kopling slip. Ini mengurangi tenaga mesin dan, dalam jangka panjang, dapat merusak mesin.

4. Potensi Kebocoran Oli

Mengisi oli berlebihan dapat menyebabkan kebocoran oli lantaran oli dapat mencapai komponen mesin yang digunakan seharusnya tak terkena oli. Kebocoran ini dapat terlihat dari asap putih pada knalpot.

5. Mesin Tidak Terlumasi dengan Maksimal

Oli yang digunakan terlalu banyak dapat menciptakan pompa oli bekerja lebih tinggi berat dan juga tak efisien, mengakibatkan kurangnya pelumasan pada komponen mesin. Ini dapat menyebabkan kerusakan juga aus pada mesin.

Mengisi oli mesin dengan bijak sangat penting untuk menjaga kesehatan mesin kendaraan. Pastikan untuk selalu mengikuti rekomendasi pabrik serta kapasitas oli yang tersebut sesuai dengan jenis kendaraan Anda.

Sumber : suara.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *