Fransesco Bagnaia Kunci Gelar MotoGP 2023, Ducati Sekaligus Tegaskan Dominasi dalam Ajang Balap Dunia

Posted on

Otomotife.com – Fransesco ‘Pecco’ Bagnaia yang mana mengendarai Ducati Desmosedici GP bersama tim Ducati Lenovo menangguhkan kejuaraan balap dunia MotoGP 2023 dengan podium pertama dalam Grand Prix Valencia sekaligus mengunci gelar juara dunia dua musim berturut-turut.

Pecco memimpin klasemen akhir pada depan dua rider Ducati lainnya yakni Jorge Martin (Prima Pramac) serta Marco Bezzecchi (VR46).

Claudio Domenicali, CEO Ducati mengatakan, Pecco menjalani musim yang luar biasa juga sejarah kembali berulang, menjadi pembalap Ducati pertama yang tersebut menjadi Juara Dunia dua kali di dalam MotoGP.

“Saya juga ingin mengucapkan selamat kepada Jorge dikarenakan telah terjadi memicu duel perebutan gelar hingga balapan terakhir serta Bez, yang sudah pernah lama menjadi bagian dari tantangan kejuaraan dunia,” ujar Claudio Domenicali, dalam keterangannya, Senin (27/11/2023).

Bagnaia Kembali Jadi Raja di tempat MotoGP 2023. (Foto: Ducati)
Bagnaia Kembali Jadi Raja pada MotoGP 2023. (Foto: Ducati)

Diketahui podium all-Ducati Riders pada MotoGP menjadi rekor bagi Ducati, yang meraih kemenangan pada semua kejuaraan balap dunia khususnya roda dua. Selain kemenangan MotoGP, tim Ducati menyandingkan gelar juara WorldSBK juga lewat juara bertahan Alvaro Bautista juga kesuksesan pertama Nicolo Bulega di dalam WorldSSP membuktikan filosofi pada Borgo Panigale terkait inovasi dan juga tolak ukur performa tanpa batas.

Benang merah yang tersebut menyatukan seluruh kesuksesan musim balap Ducati Corse terletak pada keunggulan teknik yang mana mengantarkan Desmosedici GP, Panigale V4 R, kemudian Panigale V2 menjadi motor terbaik di area grid pada kejuaraannya masing-masing.

Sejauh ini belum ada pabrikan sepeda motor lain sebelum Ducati yang mampu memenangkan gelar Juara Dunia Pembalap lalu Konstruktor dalam MotoGP lalu WorldSBK selama dua musim berturut-turut.

Bagi Ducati, satu-satunya pabrikan non Jepang yang dimaksud mampu meraih gelar Juara Dunia dalam MotoGP, ini merupakan gelar pembalap ketiga dalam sejarahnya, sedangkan total gelar juara dunia Superbike yang diraih pembalap dengan syarat Borgo Panigale adalah sebanyak 16.

Aksi Pembalap Ducati Corse Francesco Bagnaia di tempat MotoGP Mandalika. (Foto: Ducati)
Aksi Pembalap Ducati Corse Francesco Bagnaia pada MotoGP Mandalika. (Foto: Ducati)

“Satu tahun yang lalu saya ingat bahwa bersama dengan para penggemar dari seluruh dunia kami merayakan gelar Juara Dunia MotoGP serta Superbike, diliputi oleh kegembiraan kemudian antusiasme. Hari ini kita sekali lagi berada dalam kondisi kebahagiaan yang tersebut luar biasa, untuk menjadi yang dimaksud terbaik di tempat dunia dalam balapan saat ini,” jelas Claudio Domenicali.

Sementara itu, CEO Ducati Indonesia, Jimmy Budhijanto mengatakan bahwa performa Pecco sepanjang musim 2023 membuktikan kalau murid Valentino Rossi yang disebut miliki mental juara sejati. Begitupun dengan Alvaro Bautista yang juga sukses meraih gelar juara dunia WorldSBK dua musim beruntun.

“Gelar juara ini adalah hasil yang sangat layak bagi Pecco serta seluruh keluarga Ducati di tempat dunia. Gelar juara dunia dua musim beruntun dalam MotoGP lalu WorldSBK ditambah titel juara WorldSSP menjadi kado terbaik bagi seluruh keluarga Ducati dalam dunia tak terkecuali penggemar Ducati dan juga Ducati enthusiast di area Indonesia,” ujar Jimmy Budhijanto.

Bagi Ducati, sekarang saatnya merayakan Kejuaraan Dunia MotoGP, WorldSBK, dan juga WorldSSP. Perayaan ini akan digelar pada 15 Desember 2023 mendatang di dalam Bologna, Italia.

Sumber : suara.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *